Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Februari 2021

Koma 10 Bulan, Remaja Ini Tak Tahu Ada Pandemi Meski Pernah Kena Corona

Koma 10 Bulan, Remaja Ini Tak Tahu Ada Pandemi Meski Pernah Kena Corona

Jakarta - Seorang remaja yang baru pulih dari koma selama 10 bulan tidak memiliki pengetahuan tentang pandemi virus Corona meski sudah dua kali terjangkit penyakit tersebut.

Adalah Joseph Flavill, 19, koma setelah ditabrak mobil saat berjalan di Burton upon Trent, Staffordshire, pada 1 Maret 2020, tiga minggu sebelum penguncian nasional pertama Inggris dimulai. Dia telah menghabiskan waktu berbulan-bulan dalam keadaan koma setelah menderita cedera otak traumatis tetapi perlahan mulai pulih dan mulai merespons.

Kepada Guardian, bibinya, Sally Flavill Smith, mengatakan Joseph tidak tahu apa-apa tentang pandemi karena sudah tidur selama 10 bulan. Kesadarannya mulai meningkat sekarang, tetapi masih tidak tahu apa yang terjadi.

Sally mengatakan keluarganya telah mencoba menjelaskan kepada Joseph melalui panggilan video bahwa mereka tidak dapat bersamanya secara langsung karena pembatasan virus Corona, tetapi belum bisa menjelaskan secara spesifik tentang pandemi.

"Ketika dia berhasil mengatasi ini, hidup tidak akan seperti yang dia tahu sama sekali. Bagaimana Anda menggambarkannya? Saya pikir ini akan mengejutkan. Kami semua masih memprosesnya - saya tidak yakin Anda benar-benar dapat menggambarkan bagaimana perasaan pandemi ini," kata bibinya yang lain, Kate Yarbo.

Jangan Langsung Tidur! Ini Pentingnya Bersih-bersih Miss V Sehabis Bercinta

Jangan Langsung Tidur! Ini Pentingnya Bersih-bersih Miss V Sehabis Bercinta.

Jakarta - Kebersihan Miss V bukan hanya memberi kenyamanan bagi pasangan, tapi juga penting untuk kesehatan wanita. Pasalnya, daerah kewanitaan yang kotor setelah seks tak jarang memicu penyakit seperti infeksi saluran kemih (ISK).
Dilansir Insider, kebersihan vagina setelah seks sangat memengaruhi kesehatan. Cairan dari pasangan seks bisa mengubah kondisi pH, menumbuhkan bakteri, dan memicu infeksi.

"Penting untuk memerhatikan kebersihan vagina jika Anda memiliki kehidupan seksual yang aktif," ujar dokter spesialis kandungan dr Allison Hill dan dr Yvonne Bohn, dikutip dari Insider, Minggu (14/2/2021).

1. Buang air kecil

Langkah ini adalah cara minimal yang wajib dilakukan untuk menjaga kebersihan vagina setelah seks. Buang air kecil jadi cara alami untuk membuang bakteri pada saluran kemih. Maka itu, hal ini penting dilakukan untuk mencegah risiko ISK pada wanita.

Jika tidak dirasa ingin buang air kecil, usahakan untuk tetap buang air kecil.

"Selalu buang air kecil setelah seks. Semua aktivitas seksual (penetrasi) bisa menularkan bakteri ke uretra. Jika Anda buang air kecil setelah seks, Anda membuang kotoran keluar dan bisa mencegah infeksi," ujar terapis seks Vanessa Marin, dilansir Bustle.

2. Bersihkan area genital

Setelah buang air kecil, basuh area genital dengan air. Jika perlu, sabun khusus daerah kewanitaan juga bisa digunakan.

Akan tetapi, sabun ini tidak selalu disarankan. Pasalnya, penggunaan sabun pada daerah kewanitaan bisa mengganggu keseimbangan pH. Ingat, gunakankanlah sabun khusus daerah kewanitaan, bukan sabun mandi atau sabun cuci tangan biasa.

3. Mencuci tangan

Sebenarnya, langkah ini penting dilakukan setelah dan sebelum melakukan seks. Mencuci tangan sebelum foreplay dan berhubungan seks bisa meminimalkan risiko penyebaran bakteri.

Punya Pasangan Itu Menyehatkan, Risiko 5 Penyakit Ini Berkurang

Punya Pasangan Itu Menyehatkan, Risiko 5 Penyakit Ini Berkurang.

Jakarta - Hidup lajang atau berpasangan adalah pilihan. Namun rupanya, hidup berpasangan bisa berdampak baik bagi kesehatan pria dan wanita. Nyatanya, beberapa risiko penyakit bisa ditekan dengan aktif berhubungan seks, atau kondisi mental yang sehat.
Dilansir Healthline, kehidupan seks yang aktif bisa meningkatkan kerja sistem imun. Studi menunjukan bahwa orang yang aktif berhubungan seks, terhitung 1 - 2 kali seminggu cenderung memiliki banyak immunoglobulin A (IgA). Sebaliknya, orang yang jarang berhubungan seks memiliki kandungan IgA yang lebih sedikit.

Lantas, risiko penyakit apa saja yang bisa ditekan dengan hidup bersama pasangan?

1. Kanker prostat

Menurut beragam sumber, kanker prostat bisa dicegah dengan seks teratur. Namun dikutip dari American Cancer Society, sebenarnya tidak ada teori yang pasti tentang penyebab dan pencegahan kanker prostat.

Yang pasti, dampingilah kehidupan seks yang aman bersama suami atau istri dengan rajin berolahraga, makan sayur dan buah, dan jaga pola makan agar terhindar dari risiko obesitas.

2. Kanker payudara

Dalam riset dari National Center for Biotechnology Information (NCBI) Amerika Serikat, tingkat keaktifan dan disfungsi seksual adalah salah satu faktor di balik kasus kanker payudara pada wanita.

Riset lainnya menunjukan bahwa risiko kanker payudara lebih tinggi pada wanita yang masih lajang hingga usia 35 tahun lantaran tak kunjung hamil dan menyusui.

Baca juga: Lajang Vs Berpasangan: Mana yang Lebih Sehat?

3. Stres

Bagi sebagian orang, hidup bersama 'teman hidup' adalah salah satu cara untuk meminimalkan stres dan potensi depresi. Jelas, stres bukan hal sepele.

Menurut penelitian Ohio State University, stres bisa memicu radang di berbagai bagian tubuh. Risiko lainnya pun beragam. Mulai dari gangguan jantung, pembuluh darah, dan tekanan darah tinggi.

4. Obesitas

Beberapa riset menunjukkan bahwa aktif berhubungan seks bisa mengurangi risiko gangguan metabolisme dan obesitas. Namun riset dari NCBI Amerika Serikat menyebutkan bahwa berat badan kerap memengaruhi aktivitas dan disfungsi seksualitas baik pada pria atau wanita.

Lagi-lagi, hidup lajang atau berpasangan adalah pilihan. Apa pun pilihannya, pola makan sehat dan olahraga wajib jadi gaya hidup untuk hidup sehat di masa muda dan masa mendatang.

Kenapa 'Ampun Bang Jago' Asyik Banget untuk Aerobik? Ini Penjelasannya

Kenapa musik tertentu cocok banget untuk olahraga? (Foto: Getty Images/iStockphoto/coffeekai)

Jakarta - Viral lagi gara-gara dipakai untuk aerobik oleh seorang wanita Myanmar, lagu "Ampun Bang Jago" ternyata memang dibuat dengan beat yang memang cocok untuk olahraga. Jonathan Dorongpangalo alias Tian Storm, salah seorang penciptanya, menyebut jenis musik ini sebagai aliran "disko tanah".
"Disko tanah memang belakangan ini sudah biasa dipakai untuk tarian-tarian, zumba, aerobik, dan lain-lain," kata Tian saat dihubungi detikcom baru-baru ini.

Kehadiran musik dalam sesi latihan tidak hanya membuat olahraga terasa lebih asyik. Secara ilmiah, beat musik yang tepat ternyata terbukti membantu meningkatkan performa saat berolahraga.

Tapi tentunya tidak sebarang lagu cocok untuk olahraga. Seorang psikolog olahraga dari London menemukan bahwa genre musik tertentu cocok untuk jenis latihan tertentu.

Misalnya, mereka menemukan genre musik rap bisa memberikan ketukan terbaik per menit untuk peregangan dan lari, sedangkan musik dansa lebih pas untuk latihan otot.

Musik bergenre pop, bisa digunakan selama pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan. Namun, musik rock malah harus hindari karena temponya sering berubah-berubah dan hal itu dapat mempengaruhi ritme latihanmu.

Dikutip dari laman Daily Mail, penelitian tersebut dilakukan oleh psikolog olahraga Dr Costas Karageorghis, Music in Exercise and Sport Group di Brunel University di London dan Spotify, menganalisis 6,7 juta daftar putar di Spotify dengan judul 'workout' dan membandingkan ketukan yang berbeda per menit (bpm) dengan yang digunakan dalam latihan tertentu.

Asyik Aerobik di Tengah Kudeta Militer, Lagunya 'Ampun Bang Jago'

Asyik Aerobik di Tengah Kudeta Militer, Lagunya 'Ampun Bang Jago'.

Jakarta - Baru-baru ini, lagu 'Ampun Bang Jago' booming lagi gara-gara jadi musik aerobik di tengah kudeta militer Myanmar. Lantaran dinilai terlalu banyak mengandung hal absurd, video ini booming dalam sekejap. Tak ketinggalan, Ampun Bang Jago jadi ikut mendunia.
Lagu Ampun Bang Jago awalnya booming karena jadi musik Tiktok. Ritme yang catchy ditambah lirik yang menyindir membuat istilah Bang Jago jadi panggilan untuk mereka yang selalu berada 'di atas'.

Pencipta sekaligus pelantun Ampun Bang Jago Jonathan Doronhapalo alias Tian Storm berbagi cerita di balik karyanya.

"Lagu Ampun Bang Jago ingin menginspirasi kita yang sering dijatuhi oleh orang lain di atas kita untuk terus berkarya, terus maju, nggak usah dipikirkan. Sambil percaya akan ada saatnya kita yang di atas mereka," terang Tian Strom pada detikcom, Rabu (3/2/2021).

Dengan spirit tersebut, Tian Strom sebenarnya tak kaget lagi lagunya dijadikan musik aerobik. Pasalnya, lagu bergenre "disko tanah" tersebut memang banyak digunakan sebagai musik zumba. Walaupun, konsep disko tanah awalnya adalah musik untuk tarian dan pesta ala daerah asal Tian Storm, yakni Sulawesi Utara.