Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juni 2020

Kalbar Bertambah 25 Kasus Positif Covid-19, Sekadau 2 Kasus



Fhoto : Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

PONTIANAK - Gubernur kalimantan barat, Sutarmidji kembali mengumumkan penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 di kalbar yang kembali bertambah sebanyak 25 kasus baru. Jumat,12/6/20.

Menurut midji, penambahan terbanyak di kabupaten ketapang sebanyak 6 kasus baru dan kota pontianaka 6 kasus baru.

Sementara untuk kabupaten sintang bertambah 2 kasus baru, sekadau 2 kasus, Sambas 1 kasus, Landak 1 kasus, singkawang juga 1 kasus. Untuk kabupaten kuburaya sebanyak 3 kasus dan Bengkayang 3 kasus. Sementara pasien sembuh hanya bertambah 1 pasien.

Midji berharap, dengan bertambahnya angka kasus baru terkonfirmasi positif covid-19 tersebut dapat dijadikan alat ukur untuk meningkatkan kewaspadaan disetiap daerah.

" saya berharap gugus tugas di daerah jangan lengah, jangan sampai kelengahan kita lalu terjadi hal-hal yang sulit kita tangani. Tetap waspada, tetap ketat, tetap laksanakan protokol Covid ". Pesan Midji.

Kamis, 11 Juni 2020

Kasad Dan Rektor UI Tanda Tangani Perjanjian Kerja sama Program Pasca Sarjana

Fhoto : Penandatanganan Kerjasama Kasad Dan Rektor UI

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A. Ph.D., melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang penyelenggaraan program pendidikan Pasca Sarjana bagi anggota TNI AD serta pelibatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Indonesia (UI) dalam kegiatan TMMD, bertempat   di Kampus Universitas Indonesia, Depok pada Kamis ( 11/6/2020 ).

Dijelaskan Kepala Dinas Penerangan TNI  Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, bahwa Perjanjian Kerja Sama antara TNI AD dengan UI yang tertuang dalam dokumen Nomor 17/VI/2020 dan Nomor 313/PKS/R/UI/2020 tentang Penyelenggaraan Program Pendidikan Pasca Sarjana melingkupi pelaksanaan Program Pendidikan Pascasarjana bagi Perwira dan Bintara  Angkatan Darat yang telah memenuhi syarat dan lulus seleksi masuk Program Pendidikan Pasca Sarjana yang diselenggarakan oleh pihak UI.  Jalur pembelajaran pascasarjana yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa dari Angkatan Darat adalah jalur Program Magister (S2) Satu Tahun, jalur Program Doktor (S3) by research, dan jalur Fast-Track S2-S3 pada Program Studi yang menawarkan jalur-jalur tersebut. 

Sementara itu, Kasad dalam sambutannya menyampaikan antusiasme anggotanya terhadap program tersebut. Sebelumnya telah bertemu dengan Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) membicarakan program yang sama. UGM sudah mulai melangsungkan perkuliahan pada semester ini dengan jumlah 48 orang program S2 dan S3.

Lebih lanjut Jenderal bintang empat ini menyatakan bahwa dari 82 orang yang mendaftar ada yang berasal dari Papua, Papua Barat, Aceh, Sumatera Utara, dan Sulawesi.  
"Jadi kami mengharapkan metode pendidikan yang fleksibel sehingga mereka tidak harus hadir secara fisik dalam bentuk pendidikan yang normal, sehingga makin banyak personil Angkatan Darat yang bisa mengambil program-program ini ". tandasnya. 

"Selanjutnya kami akan serahkan kepada Universitas Indonesia, standar disamakan karena memang tujuan kami kerjasama dengan universitas yang Prominent. Kami berharap dari 82 orang ini bisa terpilih sesuai standar dari UI ". harap Andika.

Ditambahkan Kadispenad, perjanjian kerja sama juga meliputi pelibatan personil Mahasiswa KKN dan Dosen Pendamping dari UI dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan TMMD yang diselenggarakan sebanyak tiga kali setahun maupun program KARYA BHAKTI dengan sasaran nonfisik sesuai dengan lokasi dan waktu pelaksanaan yang disepakati.  
"TMMD adalah program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan komponen bangsa lainnya meningkatkan kegiatan pembangunan di pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan ". tandas Jenderal bintang satu tersebut.  

Dalam sambutannya, Rektor UI Prof. Ari menyampaikan, Kerja sama dalam hal TMMD ini sejalan dengan program UI yaitu Kuliah Kerja Nyata atau KKN. Melalui KKN, mahasiswa akan memperoleh pengalaman dan pengenalan akan daerah-daerah terluar di wilayah Indonesia. Hal ini penting dalam rangka mengenalkan seutuhnya Indonesia, berwawasan luas, tidak sempit. Diharapkan kerja sama UI dengan TNI AD dapat menjadi sinergi dalam pengembangan SDM unggul, guna mewujudkan Indonesia Maju pada tahun 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad dan Presiden Direktur/CEO PT Arwana Citra Mulia Tbk, Tandean Rustandy juga melakukan penandatanganan berita acara penyerahan beasiswa dari PT. Arwana Tbk kepada calon mahasiswa Angkatan Darat.

Hadir mendampingi Kasad, Aspers Kasad Mayjen TNI Heri Wiranto,  Aster Kasad Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Kadispenad, Waaspers Kasad bidang pembinaan personel, Waaster Kasad bidang Tahwil, Komsos dan Bakti, dan Waaster Kasad bidang Wanwil dan Kerma. Sementara pihak UI antara lain dihadiri Ketua dan Sekretaris WMA, Sekretaris Universitas, para Wakil Rektor dan pejabat utama  

Rabu, 10 Juni 2020

Nekat Pulang lewat Jalan Pintas, 35 WNI Dari Malaysia Di Amankan Di PLBN Entikong

Fhoto : Pendataan WNI Di PLBN Entikong

ENTIKONG - Tim Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif R-641/Beruang amankan 35 WNI yang nekat pulang melalui jalan pintas pada Rabu (10/6/20) malam. Sebanyak 16 orang melewati sisi kiri luar PLBN Entikong dan 21 orang melewati sisi kanan luar PLBN Entikong.

Pengetatan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan RI–Malaysia terus dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif R-641 dalam mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal. Hal ini semakin diintensifkan sehubungan dengan mewabahnya Covid-19. 

Ke-35 WNI tersebut secara hampir bersamaan diamankan oleh anggota Satgas Yonif R-641 yang berjaga di sektor kiri dan kanan PLBN Entikong pada malam itu. Para WNI tersebut masuk secara berkelompok dan tidak memiliki dokumen resmi perjalanan ke luar negeri.

Menurut pengakuannya, selama di Malaysia mereka bekerja secara ilegal di perkebunan sawit. Kebijakan _lockdown_ yang diberlakukan Pemerintah Malaysia dan tidak adanya pekerjaan lagi di negeri jiran mengharuskan mereka kembali ke Indonesia.

Dari 35 WNI tersebut, 12 orang memiliki tujuan akhir perjalanan di provinsi Kalimantan Barat. Sementara 23 orang lainnya menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan NTB.

Satgas Yonif R-641 memastikan semua WNI yang masuk ke tanah air dari Malaysia harus melalui rangkaian pemeriksaan protokol kesehatan Covid-19 di PLBN Entikong. 

Bersama petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk wilayah kerja Entikong, 35 WNI tersebut telah melalui penyemprotan barang bawaan, mencuci tangan, pemeriksaan tanda vital mulai dari suhu badan, tekanan darah hingga saturasi oksigen. Dilanjutkan rapid test dan wawancara riwayat kesehatan. Setelah hasil rapid test dinyatakan non reaktif, mereka menerima surat keterangan kesehatan.

Fhoto : Pemeriksaan Suhu Badan WNI Di PLBN Entikong

Sebelum melanjutkan perjalanannya, pihak Imigrasi Entikong mendata dan mewawancara para WNI tersebut tentang riwayat perjalanan dan barang mereka diperiksa oleh Kantor Bea dan Cukai Entikong.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, menjelaskan bahwa 35 WNI tersebut saat setelah diamankan wajib mengikuti rangkaian pemeriksaan. 

"Semua WNI yang masuk dari Malaysia akan kita arahkan untuk melewati rangkaian pemeriksaan kesehatan, imigrasi dan bea cukai ". Jelas Kukuh.

Kukuh juga menyampaikan bahwa untuk mengurangi resiko terpapar Covid-19, Satgas Yonif R-641 telah melengkapi anggotanya dengan  alat pelindung diri, berupa baju hazmat, face shield, sarung tangan dan masker. Alat pendeteksi suhu tubuh non kontak atau _thermogun_ juga dibekalkan kepada anggota yang berjaga di jalur-jalur tidak resmi. 

Selama pandemi Covid-19, Satgas Yonif R-641 telah mengamankan 829 WNI yang kembali ke tanah air lewat jalur tidak resmi. 

Kukuh sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat para petugas KKP, imigrasi dan bea cukai Entikong yang siap untuk melayani pulangnya WNI bahkan saat diluar jam dinas.

Vidcon Dengan Gubernur Kalbar, Presiden Jokowi Sampaikan 5 Hal


Fhoto : Presiden RI, Joko Widodo ( Jokowi ).

BORNEOTRIBUN I JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan lima arahan terkait adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat tetap produktif dan aman dari penularan Covid-19. Saat Video conference dengan Gubernur kalbar. Rabu, 10/6/20.

Pertama, Presiden mengingatkan pentingnya prakondisi yang ketat. Sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif terutama mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian, hingga menjaga
imunitas tubuh.

" Saya kira ini terus disampaikan kepada masyarakat, diikuti dengan
simulasi-simulasi yang baik, sehingga saat kita masuk ke dalam tatanan normal baru, kedisiplinan warga itu sudah betul-betul siap dan ada. Inilah prakondisi yang kita siapkan sehingga disiplin memakai masker, jaga jarak aman, sering cuci tangan, hindari kerumunan, tingkatkan imunitas saya kira perlu terus disampaikan kepadamasyarakat ". paparnya.

Presiden juga memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menghadirkan aparat di titik-titik keramaian di setiap daerah untuk mengingatkan warga agar disiplin dan mematuhi protokol kesehatan. 

Kedua, Presiden mengingatkan pentingnya perhitungan yang cermat dalam mengambil kebijakan yang harus didasarkan data dan fakta di lapangan. 
Terkait hal tersebut, Presiden meminta tiap kepala daerah yang ingin memutuskan daerahnya masuk ke fase adaptasi kebiasaan baru agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas.

"Datanya seperti apa, pergerakannya seperti apa, faktanya seperti apa, karena saya lihat di sini datanya ada semua. Jadi lihat perkembangan data epidemiologi terutama angka Ro dan Rt. Perhatikan juga tingkat kepatuhan dan masyarakat. Pastikan manajemen di daerah siap atau tidak melaksanakan ". Jelasnya. 

"Kemudian hitung kesiapan setiap daerah untuk pengujian yang masif, pelacakan yang agresif, kesiapan fasilitas kesehatan yang ada. Ini benar-benar semuanya harus kita hitung dan pastikan ". Tambahnya.

Ketiga, Presiden juga mengingatkan soal penentuan prioritas yang harus disiapkan
secara matang mengenai sektor dan aktivitas mana saja yang bisa dimulai dan dibuka secara bertahap. 

Sebagai contoh, pembukaan tempat ibadah secara bertahap dengan terlebih dahulu menyiapkan dan menerapkan protokol kesehatan di tempat ibadah dinilai Presiden sudah sangat baik. 

"Sektor ekonomi, sektor dengan penularan Covid yang rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi itu didahulukan dan terutama ini sektor pertanian, peternakan,
perkebunan, perikanan, industri manufaktur, sektor konstruksi, logistik, transportasi barang, sektor pertambangan, perminyakan, saya kira ini sudah disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas agar hal ini menjadi catatan kita semua ". Ujarnya.

Keempat, Kepala Negara ingin agar konsolidasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah, mulai dari provinsi hingga tingkat RT, terus diperkuat.
Ia juga meminta agar koordinasi di internal Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) diperkuat. 

"Lebih penting lagi libatkan semua elemen masyarakat sehingga kita semuanya bergotong royong, bersinergi, bekerja menyelesaikan persoalan besar ini ".  imbuhnya.

Kelima, Presiden meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. Meskipun sebuah daerah kasus barunya sudah menurun, Presiden mengingatkan agar jajarannya tidak lengah terutama karena kondisi dilapangan masih sangat dinamis. 

Menurutnya, keberhasilan pengendalian Covid ini sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan protokol kesehatan.

"Perlu saya ingatkan jika dalam perkembangan ditemukan kenaikan kasus baru, maka langsung akan kita lakukan pengetatan atau penutupan kembali ". Tegasnya.

"Saya kira kita harus optimistis bahwa tantangan yang kita hadapi ini bisa kita kendalikan dengan baik, dengan harapan kita bisa menyelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya sehingga kita bisa beraktivitas kembali ". Tandasnya mengakhiri.

Penulis : Tim Liputan 
Editor    : Herman

Ibu Persit Manfaatkan Selokan Sebagai Wahana Untuk Membudidayakan Ikan Lele


Fhoto : Ibu-Ibu Persit Lagi Memberi Makan Ikan Di Selokan.

BORNEOTRIBUN I SAMBAS - Manfaatkan selokan yang ada, Persatuan Istri Prajurit (Persit) KCK Cabang LII Kodim 1208/Sambas jadikan selokan di sekitar makodim Sambas Jln. M.H. Tabrani Desa Lumbang, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas sebagai wahana membudidayakan ikan lele ditengah tingginya kebutuhan akan konsumsi ikan.

Langkanya populasi ikan, mendorong Ibu Persit untuk memulai dari Penyiapan bibit sampai dengan cara pembesaran beternak ikan yang benar sehingga diharapkan memiliki pengetahuan dalam mengembangkan budidaya ikan lele yang bermuara pada tercapainya ketahanan pangan keluarga. 

" Kami selaku anggota Persit juga harus berperan aktif dan harus mau belajar dalam hal pengetahuan yang baru termasuk dengan mempelajari cara beternak ikan lele ".
Ny. Setyo Budiyono sebagai Ketua Persit KCK Cabang LII Kodim 1208/Sambas. Rabu, 10/6/20.
 
Ibu ketua berharap kegiatan apa yang lakukan tersebut nantinya bisa dicontoh oleh semua ibu Persit Jajaran Kodim 1208/Sambas. Dengan harapan bisa memberi dampak yang postif, terutama kepada keluarga dan juga masyarakat.

" kita harus berani mencoba dan pandai membaca potensi lingkungan sekitar kita untuk dimanfaatkan sehingga dapat membantu perekonomian keluarga ". Tegasnya.


Penulis : Pendim 1208/Sambas
Editor    : Herman